Analisis ITMG

Dashboard Analisis ITMG
Analisis oleh Claude Code
AI analisis dijalankan langsung oleh Claude Code — tidak memerlukan API key terpisah
Untuk membuat atau memperbarui analisis:
Minta Claude Code: "Generate analisis investasi untuk [KODE]"
Claude Code akan mengambil data dari database, menganalisis, dan menyimpan langsung ke sistem. Halaman ini akan menampilkan hasil secara otomatis.
ITMG
Indo Tambangraya Megah Tbk.
ACCUMULATE
Harga Saat Laporan
IDR 22,225
Target Low
IDR 25,000
Target High
IDR 30,000
Upside Potensi
+12-35%%
Horizon
12 bulan
Laporan dibuat: 2026-06-20  ·  Model: claude-opus-4-8  ·  Regenerate
💡 ITMG diperdagangkan hanya 5% di atas 52-week low dengan 51% market cap berupa kas tunai (IDR 12.701 B) — EV riil perusahaan hanya IDR 12.412 B, memberikan EV/NI 3,3x yang luar biasa murah. Risiko utama: NI FY2025 turun -46% YoY akibat normalisasi harga batubara dari puncak 2022.
Revenue Q1 2026
IDR 8.458 B
+5,8% YoY — revenue mulai pulih
Laba Bersih Q1 2026
IDR 947 B
-13,9% YoY (tekanan harga batubara berlanjut)
Kas & Setara Kas
IDR 12.701 B
51% dari market cap — safety net luar biasa besar
EV/NI (annualized)
3,3x
EV hanya IDR 12.412 B vs NI run-rate IDR 3.788 B
PBV @ 22.225
0,77x
Di bawah nilai buku (BVPS IDR 28.958)
PE Forward (Q1x4)
6,6x
EPS annualized IDR 3.352 jika Q1 2026 berlanjut
PE TTM (FY2025)
7,7x
EPS FY2025 IDR 2.882 (turun dari IDR 5.367 di FY2024)
Dividend Yield FY2025
7,8%
IDR 1.730/saham; payout ratio 60% — sustainable
EPS FY2025 vs FY2024
IDR 2.882 vs 5.367
-46,3% — dampak normalisasi harga coal
52-Week Range
IDR 21.150 – 30.075
Harga saat ini dekat bottom 52 minggu
Executive Summary

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) adalah produsen batubara termal terkemuka di Indonesia, anak usaha Banpu Thailand, dengan tambang utama di Kalimantan Timur. ITMG menjadi salah satu pencetak dividen terbesar IDX selama boom batubara 2021-2023 — membayar hingga IDR 10.544/saham di FY2022 ketika harga Newcastle Coal melebihi $400/tonne.

Saat ini harga batubara telah ternormalisasi ke kisaran $100-115/tonne, menyebabkan NI FY2025 turun -46% vs FY2024 (IDR 3.257 B vs 6.064 B). Saham pun terkoreksi dari peak IDR 50.000+ ke level saat ini IDR 22.225 — hanya 5% di atas 52-week low. Namun inilah yang menciptakan opportunity: pada harga ini ITMG diperdagangkan dengan valuasi yang tidak masuk akal murahnya.

Kunci valuasi: ITMG memegang kas IDR 12.701 B — setara 51% dari total market cap IDR 25.113 B. Artinya EV riil bisnis batubara ITMG hanya IDR 12.412 B. Dengan NI run-rate IDR 947 B/kuartal (atau IDR 3.788 B annualized), EV/NI hanya 3,3x. Ini adalah valuasi yang biasanya hanya ditemukan untuk perusahaan yang hampir bangkrut — ITMG justru sebaliknya: net cash besar dan cash flow positif.

Q1 2026 memberikan sinyal campuran: revenue naik +5,8% YoY (positif) tetapi NI masih turun -13,9% YoY (gross margin 26,7% vs 28,1%) akibat tekanan harga jual. Jika harga batubara Newcastle stabil di $110-120 atau pulih, ITMG memiliki potensi upside signifikan dari level saat ini.

Investment Thesis
  • Kas IDR 12.701 B = 51% market cap — membeli bisnis batubara penghasil IDR 3.788 B/tahun hanya seharga IDR 12.412 B (EV/NI 3,3x)
  • PBV 0,77x di bawah book value IDR 28.958/saham — investor mendapatkan aset seharga 77 sen per satu rupiah nilai bukunya
  • Dividend yield 7,8% dari FY2025 dengan payout ratio 60% yang berkelanjutan — bukan payout dari retained earnings
  • Revenue Q1 2026 +5,8% YoY menunjukkan volume produksi stabil; pendapatan akan ikut naik jika harga coal pulih
  • Harga saham sudah sangat priced-in risiko coal: koreksi -26% dari 52-week high — downside dari sini terbatas mengingat kas besar
  • Sejarah dividend luar biasa (IDR 10.544 FY2022 → 4.407 FY2023 → 3.473 FY2024 → 1.730 FY2025) menunjukkan komitmen return kapital ke pemegang saham
Company Overview

ITMG (Indo Tambangraya Megah) adalah perusahaan tambang batubara termal dengan 6 konsesi tambang aktif di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Anak usaha Banpu Public Company (Thailand). Produksi ~15-17 juta ton/tahun. Pelanggan utama: pembangkit listrik di Asia (Tiongkok, India, Korea, Jepang, Taiwan). IPO 18 Desember 2007 di BEI.

Segmen BisnisStatusKontribusiProspek 2026+
Tambang Batubara (Indominco, Trubaindo, Bharinto, lainnya) Operasional penuh ~95% revenue Tergantung harga Newcastle Coal; volume stabil; tekanan harga di 2025-2026
Jasa Pertambangan & Logistik Operasional ~5% revenue Stabil; mendukung operasi induk
Analisis Keuangan
Tren Revenue

Revenue tertekan oleh harga batubara yang turun dari puncak: FY2024 IDR 37.203 B → FY2025 IDR 31.469 B (-15,4%). Namun Q1 2026 IDR 8.458 B menunjukkan pemulihan +5,8% vs Q1 2025 (IDR 7.991 B), mengindikasikan volume produksi yang solid. ITMG menjual ~15-17 juta ton/tahun; revenue sangat sensitif terhadap ASP (Average Selling Price) batubara. Perlu dipantau: apakah harga coal Newcastle ($100-115/tonne mid-2026) stabil atau turun lebih jauh.

Profitabilitas & Margin

Gross margin Q1 2026 = 26,7% vs Q1 2025 = 28,1% — menunjukkan tekanan harga jual melebihi efisiensi biaya. FY2025 NI hanya IDR 3.257 B vs FY2024 IDR 6.064 B (-46,3%). Q4 2025 merupakan kuartal terkuat di FY2025 (NM 11,8%, NI IDR 1.012 B) berkat harga coal yang sempat naik di akhir tahun. Q2 2025 adalah kuartal terlemah (NM 6,3%, NI IDR 447 B) ketika harga coal berada di titik terendah. Q1 2026 NM 11,2% menunjukkan margins masih tertekan tapi stabil di level baru.

Arus Kas

OCF FY2025 IDR 4.755 B (solid meski NI turun). Q1 2026 OCF IDR 1.109 B positif. Namun investment CF Q1 2026 = IDR -1.820 B (capex tinggi). Kas turun dari peak IDR 17.596 B di Q1 2025 ke IDR 12.701 B di Q1 2026, terutama karena pembayaran dividen besar FY2024 (IDR 3.473/saham × 1,13 B lembar ≈ IDR 3.924 B). Meski turun, kas IDR 12.701 B masih sangat besar = 51% market cap.

Neraca Keuangan

Neraca ITMG sangat kuat. Ekuitas Q1 2026 IDR 32.720 B, BVPS IDR 28.958 — jauh di atas harga saham IDR 22.225. Kas IDR 12.701 B mendominasi neraca. Perusahaan net cash (kas > total hutang) — tidak ada risiko solvency. Struktur modal sangat konservatif, mencerminkan Banpu Thailand yang prudent dalam pengelolaan keuangan anak usahanya.

Valuasi
P/E Saat Ini
7.7x
P/BV Saat Ini
0.77x
Skenario Valuasi
EV/NI Forward
IDR 31,654
EV IDR 12.412 B / EV target 5x × NI ann. IDR 3.788 B + cash IDR 12.701 B
PE Forward Moderat
IDR 26,816
PE 8x × EPS annualized IDR 3.352 (run-rate Q1 2026)
PE Konservatif
IDR 23,464
PE 7x × EPS annualized IDR 3.352
PBV Fair Value
IDR 26,062
PBV 0,9x × BVPS IDR 28.958 (holding company discount)
Coal Recovery Bull Case
IDR 36,000
PE 8x × EPS IDR 4.500 (jika harga coal kembali ke $140)
Dividend Discount
IDR 25,000
Div normalized IDR 2.000/saham / yield target 8%
Zona Entry
SANGAT IDEAL IDR 21,000 – IDR 22,500 Beli agresif di dekat 52-week low — margin of safety sangat besar dari kas +11-43%
IDEAL IDR 22,500 – IDR 24,500 Akumulasi — valuasi di bawah book value, yield >7% +2-33%
BAGUS IDR 24,500 – IDR 27,000 Beli bertahap — valuasi masih wajar -8 to +11%
HOLD IDR 27,000 – IDR 30,000 Hold, dekat target base case — jangan tambah posisi Sudah capture sebagian gain
Katalis Potensial
  • Pemulihan harga batubara Newcastle ke $130+ — setiap kenaikan $10/tonne menambah sekitar IDR 300-500 B ke NI tahunan ITMG
  • Pembagian dividen interim FY2026 (biasanya September) — jika NI H1 2026 solid, yield interim bisa 3-4%
  • Peningkatan permintaan batubara dari India dan Asia Tenggara yang masih sangat mengandalkan PLTU
  • Buyback saham potensial — kas besar + PBV 0,77x adalah kombinasi ideal untuk buyback
  • Cuaca La Nina mendorong permintaan energi di Asia Timur (musim dingin lebih dingin)
  • Konversi ke batubara metallurgical atau ekspansi ke nikel/mineral kritis (diversifikasi strategis Banpu)
Faktor Risiko
Risiko
Prob.
Dampak
Mitigasi
Harga coal Newcastle turun lebih jauh ke $80-90 (tekanan transisi energi global)
Sedang
Tinggi
EPS bisa turun ke IDR 1.500-2.000; tapi kas IDR 12.701 B menyerap shock — floor harga saham kuat
China membatasi impor batubara Indonesia (kebijakan proteksionis)
Rendah
Tinggi
ITMG diversifikasi ke India, Korea, Jepang — tidak terlalu bergantung China
Banpu menarik kas melalui dividen jumbo sebelum harga coal pulih
Sedang
Sedang
Bersejarah Banpu disiplin; payout ratio FY2025 sudah turun ke 60%
Kenaikan strip ratio atau COGS menggerus margin lebih jauh
Rendah-Sedang
Sedang
ITMG memiliki tambang berbiaya rendah; COGS relatif stabil
Regulasi ekspor batubara Indonesia lebih ketat (DMO naik, royalti naik)
Sedang
Sedang
Regulasi saat ini sudah diketahui pasar; ITMG comply dengan DMO
Transisi energi global mempercepat penurunan permintaan thermal coal
Rendah (jangka pendek)
Tinggi (jangka panjang)
Asia masih butuh batubara >10 tahun; ITMG optimize siklus sisa cadangan
Kesimpulan & Rekomendasi

ITMG adalah salah satu saham paling defensif di IDX sekarang — bukan karena bisnisnya defensif, tapi karena 51% market cap berupa kas tunai. Investor yang masuk di IDR 22.225 secara efektif membeli bisnis batubara penghasil IDR 3.788 B/tahun hanya dengan IDR 12.412 B (EV) — setara EV/NI 3,3x.

Analoginya: Anda membayar IDR 22.225 untuk saham, tapi IDR 11.238/saham adalah uang tunai di neraca. Anda hanya membayar IDR 10.987/saham untuk bisnis batubara yang menghasilkan ~IDR 3.352 EPS annualized (per saham). PE efektif untuk bisnis murninya = 3,3x.

Skenario bull: Harga coal pulih ke $140-150 → EPS bisa kembali ke IDR 4.500-5.000 → target IDR 32.000-40.000 (+44-80%). Skenario base: Harga coal stabil $100-120 → EPS ~IDR 3.000-3.500 → target IDR 25.000-28.000 (+12-26%). Skenario bear: Harga coal turun ke $80 → EPS IDR 1.500-2.000 → floor harga ditopang kas besar.

REKOMENDASI: ACCUMULATE pada zona IDR 21.000-24.500. Ideal untuk investor yang mencari kombinasi: margin of safety dari kas besar, dividend yield >7%, dan eksposur ke potensi recovery harga batubara.

ACCUMULATE
Target: IDR 25,000 – IDR 30,000